Bangunan Pertama Rumah Sakit Virus Corona di Wuhan Selesai dalam 16 Jam

Lebaknews.com | Pemerintah China terus mengebut dalam pembangunan rumah sakit khusus penanganan virus corona di Kota Wuhan. Bagai legenda Roro Jonggrang, pembangunan rumah sakit itu ditargetkan selesai dalam waktu yang sangat singkat.

Target pembangunan rumah sakit (RS) yang bernama Huoshenshan Hospital itu harus selesai dalam waktu 10 hari. Huoshenshan Hospital dibangun mulai pada 23 Januari 2020 dan ditargetkan akan bisa digunakan pada 3 Februari 2020 mendatan.

Awal pembangunan, Pemerintah China meratakan terlebih dahulu lahan kosong di pinggir Danau Caidian Zhiyin, Wuhan. Luas wilayah yang dibangun mencapai 25 ribu meter persegi. Dan rencananya rumah sakit itu akan difasilitasi dengan seribu tempat tidur.

Ratusan alat berat telah dikerahkan dalam Proses Pembangunan Huoshenshan Hospital. Pekerha mulai dari mendirikan bangunan rumah sakit sejak Minggu (26/1/2020). Selama 16 jam, akhirnya bangunan pertama rumah sakit itu telah rampung.

Baca Juga : Korban Jiwa Akibat Virus Corona Melonjak Jadi 106 Orang

Pekerja mengarahkan mobil truk di lokasi pembangunan rumah sakit untuk merawat pasien selama wabah virus di Wuhan, China. Foto: APF/STR

“Kami berpacu dengan waktu, bangunan pertama dari rumah sakit corona virus wuhan, Rumah sakit Huoshenshan, Rampung dalam waktu 16 jam,” jelas Wakil Direktur Jendral Departemen Informasi Kemlu China, lijian zhao, dalam cuitannya di akun twitternya, @zlj517, Senin (27/1).

lijian mengatakan, perusahaan kontraktor dalam pembangunan Huoshenshan Hospital sama dengan perusahaan yang membangun jalan Tol Multan – Sukkor, Pakistan. Proyek tol ini digarap China State Construction Engineering Corporation.

Perusahaan ini juga berhasil membangun jalan tol sepanjang 392 Km dibawah koridoir Ekonomi China – Pakistan sejak Agustus 2016 dan selesai pada Agustus 2019.

Dalam unggahannya di akun Twitter miliknya, lijian mencantumkan juga video terkait dengan progres pembangunan Huoshenshan Hospital.

Dalam video tersebut, nampak beberapa bagian bangunan Huoshenshan Hospital berkonsep seperti kontainer medis. Bagian – bagian itu mulai ditata di kompleks rumah sakit.

Dikutip dari global Times, Huoshenshan Hospital dibangun dengan menggunakan bahan jadi atau predabricated material. Jadi panel – panel dinding, jendela, hingga atap sudah dibuat sebelumnya sehingga tinggal dirakit. Rakitan ini juga akhirnya menjadi satu kesatuan bagian bangunan yang menyerupai kontainer medis.

Ruangan yang menyerupai kontainer medis itu berukuran tak terlalu besar, hanya dilengkapi dengan dua jendela depan dan belakang, serta satu pintu.

Kontainer medis biasanya digunakan untuk menyimpan obat – obatan, ruangan perawat dan pasien, hingga ruang operasi dan ICU. Kontainer medis dibuat khusus sehinggaa tahan akan gesekan, korosi, benturan, dan tetap stabil terhadap suhu panas/dingin, serta terisolasi penuh dari lingkungan luar.

Pembangunan Huoshenshan Hospital melibatkan para ahli di bidang konstruksi dari seluruh pelosok negeri. Konsep pembangunan rumah sakit ini juga seperti Rumah sakit Xiaotangshan saat wabah SARS, 2003 lalu. China membangun Rumah Sakit (RS) Xiaotangshan dalam waktu tujuh hari, rekor tercepat dalam sejarah konstruksi.

Sebanyak 4.000 orang membangun rumah sakit Xiaotangshan selama 24 jam perhari. Bagian dalamnya seperti rumah sakit pada umumnya, lengkap dengan ruangan ICU, Laboratorium, CT Scan dan Ruang X-ray. Bahkan setiap bangsal perawatan mempunyai kamar mandi sendiri.

Sumber : Kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ole777

Ole777